Kecelakaan Kelok 17 Koto Alam, 4 Korban Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Kecelakaan Kelok 17 Koto Alam, 4 Korban Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026, 09.03 WIB
Proses evakuasi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Kelok 17 Koto Alam, Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu (15/8/2026) malam.

LIMAPULUH KOTA, — Kecelakaan lalu lintas di kawasan Kelok 17 Koto Alam, Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu (15/8/2026) malam, berujung maut. Empat orang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut, tiga selamat dan satu meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang, Abdul Malik, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 22.06 WIB. Salah seorang korban dilaporkan dalam kondisi terjepit sehingga membutuhkan proses evakuasi khusus.

“Informasi kami terima sekitar pukul 22.09 WIB. Setelah itu, Rescuer Pos SAR 50 Kota langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” kata Abdul Malik, Minggu (16/8/2026).

Sebanyak lima personel Pos SAR 50 Kota dikerahkan menuju lokasi. Tim tiba sekitar pukul 23.10 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya yang berada di lokasi kejadian.

Proses evakuasi berlangsung hingga dini hari. Sekitar pukul 01.40 WIB, seluruh korban berhasil dievakuasi dari lokasi kecelakaan.

“Dari empat korban, tiga orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru,” ujar Abdul Malik.

Keempat korban masing-masing Diki Suprapto (45), Rosnidar (43), Yusuf (45), dan Trice (42). Seluruhnya tercatat berdomisili di Pekanbaru.

Evakuasi melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan. Selain lima personel Pos Pencarian dan Pertolongan 50 Kota, terdapat tiga personel Polsek Pangkalan, empat personel Damkar Kabupaten Lima Puluh Kota serta sekitar 10 orang masyarakat.

Untuk mendukung proses penyelamatan, tim membawa Rescue Truck, peralatan SAR ekstrikasi, peralatan medis, peralatan komunikasi dan sejumlah peralatan pendukung lainnya.

Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, tim gabungan melaksanakan debriefing sekitar pukul 02.32 WIB. Selanjutnya, masing-masing unsur kembali ke satuannya dan operasi SAR diusulkan ditutup.

“Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan tidak ada lagi korban yang membutuhkan pencarian, operasi SAR kami usulkan ditutup,” jelas Abdul Malik.